Istri Binangkit / Mojang Priangan
Waduh lagi enek-enak tidur ada saja yang ganggu. “Ya hallo …hallo sapa ni ? emh…ya kenapa, tumben sih pagi gini dah telpon. Ya sabar aja ya, emang masalahnya apa toh ??.. Nah kata ku juga apa, jadi ponakan suamimu minta uangnya lagi ga jadi masuk kerjanya ?.. Ya gini aja nanti ku pikirkan dulu jalan keluarnya ok ????????. daaaaaaaaaahhh.
Ya ampun jadi bingung aku, gimana cara memecahkan masalah ini. Kasihan keponakanku itu pagi-pagi telpon sambil nangis-nangis, katanya dah dua hari ga ditegur ma suaminya gara-gara calon tenaga kerja.
Emang susah sih jadi dia tuh, ga ditolong gimana ditolong ya seperti ini jadinya. Coba sapa yang ga sedih sih ga ditegur ma suami dua hari lagi ya so pasti jatah lembur juga ga dapet.
Memang kuya banget tuh Calo Tenaga Kerja itu, uang dari calon tenaga kerja dah disetor ke dalam tapi katanya schedule kerja calon karyawan belum jelas. Ya janjinya dari tanggal 15 Desember 2008 sampe saat ini tanggal 28 Februari 2009 belum juga ada realitanya. Jelas aja bikin calon tenaga kerja was-was untung-untung kalo mereka lewat calo yang agak mau bertanggung jawab walau pengembalian uangnya agak lama tergantung dari kondisi keuangannya tapi kalo calo karyawan yang kurang ajar mana mereka pikirkan cara ngembalikan uang, ya santai aja lagi… ya kuya memang susah.
Nah jadi gimana tuh solusinya, siapa tahu diantara yang mampir ke blog saya ini ada yang bisa memberikan solusinya. Mudah-mudahan secepatnya dapat teratasi agar kejadian seperti ini tak terulang lagi.
Nah kali ini aku cuma mau kasi info aja buat yang suka coba2 buat makanan rasa baru.
Bulan kemaren aku dikirim oncom ma kakaku dari Bandung kebetulan agak banyak, yang sebagian kubuat sambal oncom kering (abon oncom) yang sebagian kujemur sampai kering dan sebagian lagi aku buat Combro makanan Khas daerahku Bandung. Kali ini aku coba buat combro dengan rasa baso sapi eh ternyata enak juga. Mau coba ni ku sertakan resepnya.
Bahan-bahan luar :
1 kg Singkong (kupas lalu parud pakai parudan kelapa) tiriskan
1/4 butir kelapa(parut)
3 batang daun bawang (iris halus)
garam secukupnya
Bahan isi :
1/2 mangkuk oncom yang sudah diulek
5 buah baso (iris dadu 1/2 cm x 1/2 cm)
4 ruas jari kencur
3 siung bawang putih
Asem jawa sebesar biji kelereng (rendam ambil airnya kira2 3 sdm)
2 sdt gula pasir
5 batang daun kemangi (diangi ambil daunnya iris 1 cm)
5 buah lombok kecil
2 buah lombok kriting
5 buah lombok kecil (iris tipis)
minyak secukypnya.
Cara membuatnya:
1. Singkong yang telah ditiriskan, kelapa parut dan daun bawang aduk jadi satu kasi garam secukupnya, sisihkan.
2. Kencur, bawang putih, lombok kecil, lombok kriting garam ulek
3. Tumis bumbu yang sudah diulek sampai harum, lalu masukan oncom juga baso beri air asem tambahkan air sampai mencek-mecek. biarkan sampai agak kering. Bila mau diangkat masukan daun kemangi dan irisan lombokkecil biarkan 3 menit lalu angkat.
4. Ambil adonan no 1 secukupnya seperti mau buat perkedel kentang, lalu pipihkan isi dengan bahan No. 3 bentuk sesuai selera asal agak pipih. buat sampai adonan habis.
5. Panaskan minyak lalu goreng sampai kuning, angkat.
Nah combro dengan rasa baso siap dinikmati, dijamin Eeeeeeeeeeeeenak deh. Selamat mencoba.
Walau terlambat tapi ga paapa juga dari pada ga sama sekali, begitu kata pepatah wong tue.
Ya seperti aku ini dah beberapa bilan absen ngeblog, keinginan sih setiap saat buat tulisan walau ga tau tulisan ku itu dibaca orang pa engga yang penting aku ya nulis aja, ya tentang apa saja yang saat itu tersirat dipikiran ku. Tapi apamau dikata namanya juga aku masih nebeng ma my son punya.
Wahhhhhhh…… lebaran ini bagiku bagai mimpi yang tak berujung, betapa tidak yang beberapa bulan yang lalu tepatnya bulan juni 2008 aku dah mikirin “Bulan Puasa” yang harus aku jalani sendiri jauh dari anak2ku tercinta. Apalagi kalau ingat harus menjalani Hari Raya Idul Fitri seorang diri juga, betapa menyedihkan, ketika orang2 bergembira dengan keluarganya (anak-anak dan suami) mengunjungi sanak saudara, sedangkan aku???????? . Berdiam diri dalam kamar hanya ditemani kue lebaran yang kubuat sendiri, yang belum sempat kusentuh satupun. Tetes air mata tak lagi dapat kutahan, aku hanya bisa menelpon anak2ku tapi hati ini tambah sedih, ternyata mereka sedang asik bercengkrama disebrang sana. Tuhan kapankah aku dapat berkumpul lagi dengan anak2ku tercinta …….???????. mungkin kah…????.
Ya Allah apunilah aku atas semua kesalahan ku, Engkau Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang pada umatnya, betapa aku tak dapat membendung rasa suka citaku saat aku diijinkan untuk mengunjungi anak2ku dan juga betapa aku bersyukur akupun dapat ticket dari Papahnya anak2ku (tepatnya tanggal 6 Juli 2008) aku terbang menuju Pulau Borneo. . Alhasil aku meneguk kebahagiaan yang tiada tara aku dapat menjalankan Puasa dan ber – Lebaran bersama dengan anak2ku tercinta, Indahnya dunia ini bagiku. Betapa tidak setelah 3 tahun aku tak jumpa dg anak2ku kini Allah mengabulkan doaku. Dan sampai saat aku buat tulisan ini aku masih berkumpul dengan anak2ku. Aku mungkin orang yang terlalu berpegang pada prinsip yang ternyata membuatku tidak bahagia.
Tapi akupun meninggalkan sanak saudara yang selalu menunggu kepulanganku ke Jawa, Insaya Allah aku akan pulang bulan depan, untuk membereskan urusanku disana. Aku tak henti2nya bersyukur pada Allah yang maha Pengasih yang telah memberi nikmat yang tiada tara padaku, karena aku Insya Allah akan kembali untuk berkumpul dengan anak2ku. Pada yang membaca Tulisanku ini aku mohon doanya agar semua yang telah direncanakan akan berjalan dengan lancar tanpa ada aral melintang. Amien.
Sampah……. nama itu sudah tak asing lagi bagi kita warga negara Indonesia tercinta ini.
Hampir disetiap sudut kota kita melihat sampah berserakan dimana2, ceuk paribasa urang sunda mah cenah ari kitu teh ngarana “BRU DIJURU BRO DIPANTO, NGALAYAH DITENGAH IMAH”.
Kumaha lamun Nagara urang di suatu masa dijuluki “COUNTRY OF THE TRASH” atawa ” Garbage Country “. Emhhhh….. nyaah teuing meureunnya !!!
Padahal Indonesia teh pan pendudukna rama-ramah, ceuk basa baturnamah famillier mun teu salah mah, kumaha leres heunteu …..???
Barangkali Pemerintah Daerah perlu mengeluarkan “Peraturan Daerah” yang memuat undang-undang tentang larangan membuang sampah sembarangan. Ya kalau perlu dlm UUD tsb memberikan sangsi yang berat, misalnya :
dan lain sebagainya.
Bila saja aku boleh berandai menjadi Cagub atau Cawagub, yang pertama kali aku lakukan adalah berkampanye berjalan kaki sambil mengajak warga membersihkan sampah darimulai tingkat Rt dan seterusnya (itu akan memjadi salah satu agenda kerja ku), beeeeeetuuuuuuuuulllll sumpah deh….
Coba saja bila setiap warga punya keinginan kotanya bersih, jangan cuma slogan saja “…….KOTA BERIMAN” tapi kenyataannya disetiap hujan tiba, apalagi diasat banjir datang melanda sebagian kota, maka jadilah itu saat-saat terindah untuk menghiasi parit-parit dengan membuang sampah. Barangkali tujuannya agar meringankan pegawai kebersihan kota sih, tapi mereka gak menyadari apa yang tlah mereka lakukan atau mereka memang tidak sadar diri.
Sedihnya hati ini bila melihat orang yang membuang sampah seenaknya. Mari kita berbuat baik terhadap lingkungan kita, agar anak cucu kita dapat hidup layak dikemudian hari, Bukankah Kebersihan adalah sebagian dari pada Iman ???.
“Pada malam ketika semua tlah lelap tidur, aku masih termangu di depan cermin, ku usap wajahku yang beberapa hari ini tak lagi sempat kuberi polesan bedak juga bibir ini yang {”sensual” kata suamiku kala ia punya suatu maksud} tak juga kuberi lipstik, entah kenapa semenjak kejadian itu aku tak lagi punya keinginan apa2, badanku seakan tak lagi bertulang aku tak berdaya . Aku hampir terkantuk juga duduk didepan cermin itu, kulihat jam dinding ternyata hari sudah menjelang pagi.akhirnya ku baringkan juga badanku disamping suamiku. akhirnya aku tertidur juga .
“Maaaaaaaah… tumben sih mamah bangun kesiangan” suamiku berbisik ditelinga begitu lembutnya sambil membelai rambutku. Kubuka mataku sambil tersipu malu aku berusaha bangun, karena hampir selama masa perkawinanku yang menginjak 17 tahun aku baru kali ini bangun kesiangan. “Mamah sakit kaaaaah ??? katanya sambil memijit2 keningku,. “Mamah ga apa2 kok Pah, cuma pusing dikit ” kataku sambil aku berusaha berdiri, tapi yaaa ampuuuun.. Read the rest of this entry »
wah berapa hari ga nulis, padahal lagi seneng-senengnya nulis tapi mau dikata apa dirumah lagi repot mertua lagi banyak orderan yang mau jadi pengntin. seneng juga sih bantu-bantu itung2 cari pengalaman dan memperdalam ilmu geto .
kali ini aq mau ngasih tips buat yang mau jadi pengantin (khususnya buat calon p. wanita) seminggu sebelum hari H lakukanlah :
1. setiap pagi, mandi pakai air mawar yang telah disimpan semalam. (lakukan sampai hari h). insya Allah badan anda akan haarum bak bunga maaaaaaaaaaawar rek.
2. parud bengkuang sebanyak 2 buah tiriskan (jangn diperas) lalu campur dengan bedak bayi merk apa saja agar agak kental, lalu lulurkan pada seluruh tubuh juga wajah lakukan pada siang hari. Niscaya tubuh anda menjadi lebih pressssss.
3. kurangi makanan yang berminyak dan kurangi jumlah asupan garam. agar produksi keringan berkurang.
4. begitu anda membuka mata, sapa lah siapapun yang anda lihat jangan lupa berikan pula senyuman anda anggap hari itu adalah hari bahagia anda. karena wajah adalah cermin dari pribadi seseorang.
5. sebelum duduk lihatlah tempat atau kursi yang akan anda duduki sambil membenahi baju atasan anda. gunanya agar anda terbiasa untuk membuat baju pengantin anda tetap rapi enak dipandang.
mudah-mudahan tips dari saya dapat berguna, maaf apabila ada kata2 yang kurang pas saya sampaikan.
selamat berbahagia semoga anda menjadi pasangan pengantin yang dikagumi para tamu. amien.
Kekasih….
disini di tempat ini aku selalu menunggu kehadiranmu
yang selalu kutunggu dan kutunggu
adakah kaupun sama seperti aku yang selalu merindumu???
rindu padamu adalah bulan dalam pelukan
rindu padamu adalah siksa yang merana
kekasih…
kau ibarat bunga putih dalam jambangan yang setiap hari slalu kusirami
ingin aku memetik bunga putihmu yang akan kuselipkan dilubuk hatiku
dan pada saatnya nanti akan kupamerkan dengan bangga pada sanak saudaraku
juga pada teman-temanku
inilah bunga putih yang tlah kupilih untuk jadi teman hidupku
amien.
panutan…
kakiku tak lagi dapat beranjak dari sisimu
hadirmu ibarat nafas dalam tubuhku
senyummu ibarat segelas air ketika aku dahaga
kata2mu ibarat jari lentikmu yang mengelusku menjelang tidur
panutan…
waduh !!! grogee gini maklum malem pertama gue nulis buat di enternitt (sorry internet) betul gak tuh yang gue tulis, ya klo salah salah dikit ato kabeh maaf aja yeeach.
buat para blogger nyang ude mahir ajarin gue dong !
lanjut lagi aahhh…. tapi bingung kieu atuh geuning mau nulis apa atuh tadi teh nya ?
oh iya gue mau cerita dikit nich boleh khan ? ceritanya gue dah lama gak naik pecawat kira2 4 th yang lalu gitu, begitu masuk pintu tuh semua barang kan kudu di taro tuh di tempat yang bisa maju sendiri ngelewatin kolong yg ditungguin petugas. begitu dah masuk lewat pintu gue buru2 tuh ambil koper en tas buat oleh2, langsung aja gue nuju tempat check in karena udah terlambat waktunya tinggal 10 menit lagi saking takut ketinggalan sang pesawat yang mau bawa gue nemuin anak2 disebrang lautan. tapi begitu sampe didepan loket nah lho mana tas gue ya!!!!! alamaaaaaak ternyata tas yang berisi segala tetek bengek gue lagi nyempod di tempat itu tadi (yang bisa maju sendiri) begitu gue nyamperin petugas pak mau ambil tas pak ketinggalan, alhamdulillah semuanya masih utuh padahal itu tas terbuka malah hp yang cuma sebatang kara itu masih tersenyum mengejek dari dalam tas.
ternyata Read the rest of this entry »
Dah bukan rahasia lagi pada jaman yang katanya “JAMAN REFORMASI” memang betul, buktinya yang dulu kalau kita mau cari kerja asal kita mau dan rajin membuat itu tuh yang namanya “Surat Lamaran” dan rajin juga mengirimkan Lamaran pada Perusahaan-perusahaan BUMN, Swasta ataupun Bank gak pernah tuh di pintu gerbang atau di pintu masuk kantor ada tullisan “TIDAK ADA LOWONGAN PEKERJAAN“.
Tapi dijaman Reformasi sekarang ini weleh-weleh belum lagi kita masuk tuh yang namanya Kantor, ni kaki baru mau masuk Gerbang aja eeeeeh…dah muncul Bapak Satpam dengan gagahnya bertanya ? ada perlu apa Dek?, padahal dia tuh dah tau kita ini bawa Map atau Amplop besar yang biasa dipake ngirim surat lamaran. Lucunya lagi belum sempat kita jawab, tuh Bapak Satpam dah ngeduluin lagi bilang begini : Maaf gak ada lowongan. Dengan langkah gontai sang pelamar ngeloyor pergi.
Padahal tuh lagi jamannya Orba dulu setahu saya gak pernah lihat tulisan “TIDAK ADA LOWONGAN PEKERJAAN” di pintu gerbang ataupun dipintu masuk Perkantoran. Apa mungkin itu termasuk dalam rancangan Reformasi itu ?????????.
Ini adalah kenyataan bahwa jaman Reformasi sekarang ini Perusahaan begitu diuntungkan dengan berbagai kebijakan UU ketenagakerjaan, sedangkan kita sebagai rakyat jelata banyak dirugikan dengan UU ketenagakerjaan yang ada sekarang ini. Banyak Perusahaan yang mengiklankan lowongan kerja di Koran atau lainnya, tapi kebanyakan itu hanya formalitas semata.
Memang betul para calon di test, tapi kebanyakan dari yang melamar lewat jalur resmi jarang yang lulus, ya kalaupun ada itu hanya suatu keberuntungan saja(paling kalo dalam prosentase 30:70)
Makanya sekarang begitu banyak orang yang jadi “CAKAR” istilah saya untuk para” Calo Karyawan”. Apalagi didaerah kawasan Industri setiap pagi mereka sudah berjajar menunggu mangsa tapi ada pula yang memang sudah membawa calon tenaga kerja yang telah dipesan orang dalam.
Gilanya lagi mereka memasang tarip yang lumayan membuat para orang tua calon tenaga kerja bingung, ada yang sampai memasang tarip Rp 1.800.000,- (satu juta delapan ratus ribu rupiah) untuk lulusan SLTA dan dibawah Rp 1.000.000,- untuk lulusan SMP (dg syarat usia max 23 th)
Padahal informasi yang saya tahu untuk dana yang diminta orang dalam sekitar Rp 400.000 – Rp 700.000,- per orang itu untuk kontrak kerja paling lama 6 bulan sampai 1 tahun.
Kemungkinan untuk terjadi adanya ‘MAFIA TENAGA KERJA” begitu besar kalau melihat kenyataan dilapangan seperti itu. Pada satu hari ada beberapa tenaga kerja yang baru masuk kerja 1 minggu di salah satu perusahaan Garment tanpa sebab diberhentikan begitu saja menurut pekerja, tapi alasan dari perusahaan katanya mereka tidak kualified, ah… itu hanya alasan yang sangat klise. Aneh tapi nyata beberapa hari kemudian si calo datang lagi mau mencari calon tenaga kerja lagi untuk di perusahaan Garment tersebut. Apa itu namanya bukan “Mafia Tenaga Kerja”.
Barangkali sebaiknya UU Ketenagakerjaan di perbaharui lagi paling tidak yang lebih menguntungkan karyawan kontrak. Atau meminimalisir pengangguran dengan cara merevisi kebijakan kontrak kerja yang tadinya ada kontrak kerja yang berjangka 3 bulan, 6 bulan, 9 bulan, 1 tahun, dan maksimal 2 tahun, menjadi paling minimal kontrak kerja 1 tahun – 4 tahun, akan tetapi bukan berarti 1 tahun sudah boleh perusahaan memberhentikan tenaga kerja (kecuali tenaga kerja melanggar peraturan Perusahaan). Jadi apabila tenaga kerja kontrak tidak pernah melanggal peraturan, Perusahaan wajib melanjutkan kontrak sampai 4 tahun masa kerja. (paling tidak tenaga kerja dapat menabung untuk membekali diri selama menganggur atau untuk modal usaha, ya akan lebih baik lagi jika Perusahaan akan mengangkat tenaga kerja kontrak tsb menjadi karyawan tetap ).
Kemudian pada Instansi yang terkait kalau tidak salah “Departemen Tenaga Kerja” untuk lebih banyak lagi turun kelapangan kalau perlu menyamar menjadi “Calon Tenaga Kerja” dan akan lebih mudah untuk menindak Perusahaan yang mencari keuntungan dari calon tenaga kerja.
Sebetulnya masih banyak lagi yang ingin saya sampaikan dalam tulisan ini tapi untuk sementara saya cukup sampai disini dulu mungkin lain waktu akan saya lanjutkan lagi.
Saya mohon maaf kalau dalam tulisan saya ini masih banyak kekurangannya, dari itu saya mohon pada senior-senior saya untuk dapat memberi masukan pada saya, dengan kata lain saya menerima kritik dan saran dari semua pihak. Amien.
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| « Feb | ||||||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 |
| 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 |
| 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 |
| 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 |
| 29 | 30 | 31 | ||||